Kalkulator Persen Terbalik
Anda punya angka sesudah perubahan. Halaman ini mencari angka sebelum perubahan itu.
The link carries your figures, so it reopens on exactly these numbers.
Rumusnya
sebelum penurunan = angka ÷ (1 − persen ÷ 100)
sebelum kenaikan = angka ÷ (1 + persen ÷ 100)
Contoh perhitungan
Sebuah jaket berharga 84 dalam obral diskon 30%
- 84 ÷ (1 − 0,30) = 84 ÷ 0,70 = 120 sebelum obral
- Menambahkan 30% kembali ke 84 hanya memberi 109,20 — kurang hampir 11
Di sinilah orang keliru
Menambahkan persentasenya kembali untuk membatalkan pengurangan
Pengurangan 30% tidak dibatalkan oleh kenaikan 30%, karena kedua persentase itu dihitung dari angka yang berbeda. 120 dikurangi 30% menjadi 84; 84 dinaikkan 30% menjadi 109,20, bukan 120. Anda harus membagi dengan 0,70, bukan mengalikan dengan 1,30. Makin besar persentasenya makin parah akibatnya: pada diskon 50%, menambahkan setengahnya kembali hanya memulihkan tiga perempat dari nilai semula.
Pertanyaan
- Bagaimana cara menemukan harga asli sebelum diskon?
- Bagi harga yang Anda bayar dengan satu dikurangi diskonnya dalam bentuk desimal. Pada diskon 30%, bagi dengan 0,7; pada diskon 25%, bagi dengan 0,75. Jangan pernah menambahkan persentasenya kembali — itu menjawab pertanyaan lain dan selalu meleset ke bawah.
- Bagaimana cara mengeluarkan PPN dari sebuah harga?
- Aritmetika yang sama ke arah sebaliknya: bagi dengan satu *ditambah* tarifnya. Harga 120 yang sudah termasuk PPN 20% berarti 100 sebelum pajak. Halaman pajak penjualan melakukan hitungan ini sekaligus dengan penambahan pajaknya.
- Mengapa kedua jawabannya berbeda begitu jauh?
- Karena persen selalu persen *dari sesuatu*, dan kedua pertanyaan itu berangkat dari sesuatu yang berbeda. Jika 84 adalah hasil setelah dipotong 30%, angka semulanya 120. Jika 84 adalah hasil setelah naik 30%, angka semulanya 64,62. Angka 84 yang sama, 30% yang sama, dua pertanyaan yang berbeda.