Kalkulator Diskon
Masukkan harga asli dan besaran diskon untuk melihat harga setelah diskon dan penghematannya.
The link carries your figures, so it reopens on exactly these numbers.
Rumusnya
penghematan = harga × diskon ÷ 100
harga setelah diskon = harga − penghematan
Contoh perhitungan
Sebuah perkakas seharga 249,99 dengan diskon 25%
- 249,99 × 0,25 = 62,50 dihemat
- 249,99 − 62,50 = 187,49 yang harus dibayar
Di sinilah orang keliru
Menjumlahkan diskon yang bertingkat
Tambahan diskon 20% atas barang yang sudah dipotong 30% bukanlah diskon 50%. Diskon kedua berlaku atas harga yang sudah dipotong: 100 menjadi 70, lalu 56 — penghematan sesungguhnya 44%. Persentase yang bertingkat itu saling dikalikan, dan hasilnya selalu lebih kecil daripada jumlah keduanya.
Pertanyaan
- Bagaimana cara menerapkan dua diskon berturut-turut?
- Terapkan berurutan, bukan dengan menjumlahkannya. Diskon 20% lalu 10% bukanlah diskon 30%: Anda tetap membayar 0,8 × 0,9 = 0,72, jadi diskonnya 28%. Jalankan kalkulator ini dua kali, dengan hasil pertama sebagai harga kedua.
- Apakah diskon berlaku sebelum atau sesudah pajak penjualan?
- Di Amerika Serikat, diskon diterapkan lebih dulu dan pajak penjualan dikenakan atas harga yang sudah dipotong. Masukkan harga sebelum pajak di sini, lalu tambahkan pajaknya pada hasilnya.
- Bagaimana cara menemukan harga asli dari harga setelah diskon?
- Bagi harga setelah diskon dengan 1 dikurangi diskonnya dalam bentuk desimal. Barang seharga 187,49 setelah diskon 25% berawal dari 187,49 ÷ 0,75 = 249,99.